Tim METHANOIX Teknik Kimia UMRI Raih Juara Utama IPDCEC 2026

image Tim METHANOIX Teknik Kimia UMRI Raih Juara Utama IPDCEC 2026

Reuleuet — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa dari Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI). Tim METHANOIX dari Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik UMRI berhasil meraih Juara Utama pada International Plant Design Chemical Engineering Competition (IPDCEC) 2026, kompetisi perancangan pabrik kimia yang mempertemukan mahasiswa Teknik Kimia dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

IPDCEC 2026 diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh, dengan mengusung tema “Industrial-Based Chemical Plant Design for a Sustainable Global Future.” Kompetisi ini mendorong peserta menghasilkan rancangan pabrik kimia yang aman, efisien, ekonomis, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan industri masa depan, khususnya melalui pemanfaatan gas alam sebagai sumber energi yang lebih bersih dan bahan baku produk kimia bernilai tambah. 

Perjalanan METHANOIX menuju podium juara berlangsung melalui persaingan yang ketat. Berdasarkan publikasi resmi penyelenggara, IPDCEC 2026 diikuti 56 tim dari 24 institusi dan 3 negara. METHANOIX berhasil menembus 20 besar semifinalis, kemudian melanjutkan perjuangan hingga menjadi salah satu dari enam tim terbaik yang berhak mengikuti Grand Final.

Pada babak final, peserta diuji melalui design report dan presentasi di hadapan dewan juri. Penilaian akhir terdiri atas 60% Design Report dan 40% Presentasi Akhir. Aspek yang dinilai mencakup kejelasan dan kelayakan konsep desain, kualitas serta kedalaman ide, kekuatan argumentasi, penguasaan materi, ketepatan menjawab pertanyaan, pemahaman simulasi Aspen, hingga kerja sama tim. Setiap finalis juga harus menjalani presentasi dan sesi tanya jawab intensif bersama dewan juri. 


Kompetisi ini semakin bernilai karena melibatkan praktisi profesional dari PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) sebagai dewan juri, yaitu Brian Marchsal, Officer Business Development; Fahirul Muhar, Assistant Vice President (AVP) Proses & Energi; serta Faria Insyira, Senior Process Engineer. Latar belakang ketiga juri tersebut memberikan perspektif industri yang kuat dalam menilai kualitas, kelayakan, dan relevansi rancangan proses yang ditawarkan para finalis. Setelah melalui persaingan dan penilaian yang ketat, Tim METHANOIX berhasil tampil sebagai Juara Utama IPDCEC 2026, yang diumumkan pada Awarding Ceremony, 1 Agustus 2026. 

Keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, kekompakan, penguasaan kompetensi Teknik Kimia, serta semangat pantang menyerah seluruh anggota tim dalam menjalani setiap tahapan kompetisi. Prestasi ini sekaligus menunjukkan kemampuan mahasiswa Teknik Kimia – Fakultas Teknik UMRI dalam mengintegrasikan pengetahuan perancangan proses, simulasi, analisis teknis, komunikasi ilmiah, dan kerja sama tim untuk menjawab tantangan industri.

Capaian Tim METHANOIX menjadi kebanggaan bagi Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, dan Universitas Muhammadiyah Riau. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa UMRI untuk terus berkarya, berinovasi, dan berani berkompetisi pada tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkuat kontribusi UMRI dalam menghasilkan generasi muda yang unggul dan mampu memberikan solusi bagi pembangunan industri yang berkelanjutan.